Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh ukuran dewan komisaris dan komite manajemen risiko terhadap pengungkapan manajemen risiko perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2018. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan 249 sampel pada 2016-2018. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil melalui teknik dokumentasi yang terdiri dari laporan tahunan perusahaan manufaktur pada 2016-2018. Metode analisis data penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ukuran dewan komisaris dan komite manajemen risiko berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko perusahaan. Sedangkan secara parsial ukuran dewan komisaris dan komite manajemen risiko berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko perusahaan.Kata kunci: Ukuran Dewan Komisaris, Komite Manajemen Risiko, Manajemen Risiko Perusahaan
Copyrights © 2019