Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni
Vol 7, No 3 (2012)

ESTETIKA KARAWITAN BALI

Pande Made Sukerta (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2016

Abstract

Estetika adalah sebagai “roh” dalam karya musik atau karawitan artinya sasaran atau obyek akhir dari sajian musik yang penilaiannya sangat subyektif dan tingkat atau kadar penilaiannya tergantung dari kemampuan maupun kepekaan penghayat. Demikian kadar atau kualitas estetika yang dihasilkan dari suatu karya karawitan tergantung dari kemampuan kesenimanan para seniman penyusun atau pencipta. Estetika dibentuk oleh berbagai faktor antara lain kemampuan individu dan karakter para seniman penciptanya termasuk lingkungan atau konteksnya. Barungan gamelan Bali jumlahnya sekitar 34 jenis barungan yang masing-masing mempunyai tungguhan, repertoar, fungsi, dan seniman pendukung serta estetika yang berbeda-beda. Ada dua sumber estetika, yaitu teks dan konteks. Teks adalah unsur-unsur yang mewujudkan karya, yaitutungguhan: bahan, jumlah, bentuk, pelarasan,  tabuhan, interpretasi,  rasa (rase), dan gaya. Konteks adalah unsur-unsur yang berada di luar teks,yaitupotensi kesenian, ungkapan seniman, nilai kehidupan masyarakat  pendukungnya. Pada artikel  ini pembahasan estetika memfokuskan pada teks yang dikaji dari aspek repertoar, tungguhan, dan teknik tabuhan.Kata Kunci: estetika, teks, konteks

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

dewaruci

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

International Journal of Visual and Performing Arts draws its contributions from academics and practitioner-researchers at the interface of new visual and performing arts. It acts as a forum for critical scholarship, innovative practice, and creative pedagogy, addressing themes that may be ...