Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni
Vol 7, No 3 (2012)

TEATER KOMA SEBUAH HARAPAN YANG TERUS BERLANGSUNG

Johann Mardjono (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2016

Abstract

Tulisan ini adalah hasil penelitian ketika penulis membuat karya film dokumenter otobiografi Nano Riantiarno pendiri sekaligus pengelola Teater Koma. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode historis-kritis, yaitu melakukan studi kepustakaan atas tulisan-tulisan tentang Nano Riantiarno dan Teater Koma. Data didapatkan dengan melakukan wawancara langsung kepada yang bersangkutan. Dalam tulisan ini membahas mengenai Teater Koma sebagai kelompok teater yang selama 33 tahun telah berkiprah di panggung pertunjukan kesenian di Indonesia. Teater ini telah mementaskan sebanyak 119 kali pementasan, baik di Jakarta maupun di daerah. Suatu pertanyaan yang memerlukan jawaban adalah, bagaimana Teater Koma dapat bertahan hidup sampai sekarang. Suatu fenomena yang tidak dipunyai oleh kelompok teater yang ada saat ini di Indonesia. Teater Koma telah berhasil membentuk suatu komunitas teater, tempat penggemarnya selalu mengapresiasi pertunjukan-pertunjukan yang diproduksinya dan mempunyai anggota tetap dan setia lebih dari 80 orang, serta penonton tetap dan setia lebih dari 6000 orang. Kata Kunci: Teater rakyat, mencari kebahagiaan, harapan.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

dewaruci

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

International Journal of Visual and Performing Arts draws its contributions from academics and practitioner-researchers at the interface of new visual and performing arts. It acts as a forum for critical scholarship, innovative practice, and creative pedagogy, addressing themes that may be ...