Abstrak. Selama ini terjadi banyak silang pendapat mengenai pentingnya mengajarkan berhitung pada anak usia dini,pendapat yang mendukung mengatakan bahwa mengajarkan berhitung berguna bagi anak untuk kesiapannya menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya, pendapat yang menolak mengatakan bahwa pemberian materi berhitung tidak sesuai dengan tahap perkembangan anak, ditakutkan anak akan mengalami kelelahan akademik sehingga anak akan menjadi tertekan di sekolah. Untuk memahami kedua pendapat sebelumnya maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh storytelling terhadap kemampuan berhitung pada anak usia dini. Storytelling dipilih sebagai metode karena dianggap sebagai metode mengajar yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak untuk menyampaikan materi yang rumit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen within subject dengan desain one group pretest posttest. Ada 13 anak usia dini yang terlibat sebagai subjek penelitian pada penelitian ini, perlakuan yang diberikan berupa storytelling dalam mengajarkan berhitung dan alat pengumpulan data yang digunakan berupa test berhitung. Hasil perhitungan Wilcoxon menunjukkan bahwa p<0,05 yang artinya ada perbedaan kemampuan berhitung pada anak setelah diberikan materi berhitung dengan cara storytelling.Kata Kunci: Anak usia dini, Bercerita, Kemampuan berhitung
Copyrights © 2019