Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui perbedaan emisi gas buang mesin berteknologi VVT-I dan non VVT-I dengan variasi putaran 1000 Rpm, 2000 Rpm, dan 3000 Rpm terhadap CO, AC, CO2, dan O2. VVT-I merupakan teknologi yang mengatur system kerja katup pemasukan bahan bakar secara elektronik, baik dalam hal waktu maupun ukuran buka tutup katup sesuai dengan ukuran putaran mesin sehingga menghasilkan tenaga yang optimal, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian langsung dengan menggunakan alat yang telah disediakan dengan mencatat data yang diperoleh dari hasil pengujian serta melakukan pengamatan. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya perbandingan emisi gas buang mesin berteknologi VVT-i dan non VVT-i dimana dengan adanya system VVT-i emisi gas buangnya lebih sedikit dibanding dengan non VVT-i dengan variasi putaran 1000 rpm mempunyai perbedaan yaitu mesin non VVT-i terdapat CO = 0,26% vol, CO2 = 0.8% vol, HC = 38 ppm dan pada O2 = 21,13% vol. dan pada mesin VVT-i terdapat CO = 0,08% vol, CO2 = 2,9 % vol, HC =27 ppm, dan pada O2 = 8,02 % vol. Pada putaran 2000 rpm mesin non VVT-i terdapat CO = 0,03% vol, CO2 = 1,7% vol, HC = 30 ppm dan pada O2 = 21,88% vol. dan pada mesin VVT-i terdapat CO = 0,08% vol, CO2 = 4,2 % vol, HC = 21 ppm, dan pada O2 = 8,5 % vol. Pada putaran 3000rpm mesin non VVT-i terdapat CO = 0,03% vol, CO2 = 1,7% vol, HC = 30 ppm dan pada O2 = 22,24% vol. dan pada mesin VVT-i terdapat CO = 0,009% vol, CO2 = 3,19 % vol, HC = 22 ppm, dan pada O2 = 9,7 % vol..dengan menggunakan system VVT-I kerja mesin lebih baik dan mengurangi polusi udara karena pemasukan di control oleh ECU melalui sensor yang diterima.
Copyrights © 2019