cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)
ISSN : 2548186X     EISSN : 25481878     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam Sumatera Utara, yang memuat artikel Ilmiah tentang Ilmu Teknik Mesin berupa karya ilmiah maupun hasil penelitian. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu periode November dan Mei.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
INOVASI PENYAPU SAMPAH MENGGUNAKAN BECAK TENAGA LISTRIK DI KOTA MEDAN Muhammad Fadlan Harahap
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah sering menjadi barang tidak berarti bagi manusia, sehingga menyebabkan sikap acuh tak acuh terhadap keberadaan sampah. Orang sering membuang sampah sembarangan sudah menjadi budaya dan tradisi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya., seolah-olah mereka tidak memiliki salah apapun. Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap lingkungan sekitar dimana lingkungan menjadi kotor dan sampah yang membusuk akan menjadi bibit penyakit pada kemudian hari dan akan menambah beban pekerjaan para tukang sapu jalanan, jika masyarakat tidak terus sadar maka besar kemungkinan akan meningkatnya jumlah populasi sampah setiap tahunnya yang berserakan. Kebanyakan tukang sapu jalanan menyapu jalan di perkotaan menggunakan sapu biasa maka itu akan membutuhkan waktu yang lama untuk membersihkannya. Di Kota Medan persoalannya lebih kompleks, hal ini disebabkan karena tidak ada intervensi dari pengambil kebijakan saat ini. Jika dibiarkan terus menerus maka tidak mustahil terdapat sampah yang berserakan di berbagai sudut -sudut kota. Hal ini tentunya dapat memperburuk kondisi lingkungan terutama estetika kota Medan.Oleh karena itu berdasarkan kondisi diatas perlu adanya suatu kajian tentang teknologi tepat guna yang bermanfaat, maka penulis mengusulkan design rancangan berjudulInovasi Penyapu Sampah Menggunakan Becak Tenaga Listrik Di Kota Medan, becak listrik ini dinilai praktis dan efisien sebagai alat penyapu sampah. Mesin ini juga dilengkapi dengan teknologi motor BLDC, selain itu energi yang digunakan untuk menggerakkan mesin ini adalah listrik yang berasal dari baterai. Penggunaan Motor Listrik merupakan upaya alternatif yang ramah lingkungan sehingga tidak mengeluarkan polusi. 
PENGEMBANGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT MENJADI ALAT PEMOTONG PANEN BUAH KELAPA SAWIT Muhammad Alfikar Marpaung
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hasil perkebunan Indonesia yang dipandang sangat potensial dan strategis untukdikembangkan adalah kelapa sawit (Elaeisguineensis Jacq) merupakan produk andalan nasional, minyak sawit mempunyai prospek yang cukup cerah untuk pertumbuhan ekspor komoditi perkebunan bila dibandingkan dengan produk minyak nabati lainnya. Pemanenan kelapa sawit adalah pemotongan tandan buah segar (TBS) dari pohon hingga pengangkutan ke pabrik. Kegiatan panen kelapa sawit memerlukan teknik tersendiri untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Saat ini petani masih menggunakan peralatan konvensional dalam pemanenan buah kelapa sawit. Proses panen kelapa sawit seperti dodos atau egrek dalam panen harus menyesuaikan dengan ketinggian kelapa sawit. Penggunaan alat panen konvensional menghabiskan banyak energi karena proses yang cukup sulit dan alat yang cukup berat. Sehingga petani sering mengalami gangguan kesehatan seperti gangguan otot rangka. Alat panen kelapa sawit ini dirancang menggunakan mesin untuk mempermudahkan petani dalam memanen buah sawit. Alat ini dirancang dari mesin pemotongrumput dengan mengubah gerak mata pisau pemotong rumput menjadi gerak translasi bolak-balik. Mata pisau dodos ataupun egrek akan dikonversikan menjadi gerakan tranlasi bolakbalik untuk memotong tandan sawit.
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS KULIT BUAH NANGKA MUDA Gabriel Irfan Santua Zalukhu
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

mempermudah pekerjaan manusia mulai dari bidang perindustrian, peternakan dan juga pertanian. Pada umumnya para petani kebanyakan mengunakan peralatan manual atau masih menggunakan tenaga manusia untuk melakukan pekerjaannya. Seperti halnya pada para pedagang buah nangka muda. Pada proses pengupasan kulit buah nangka muda masih menggunakan peralatan manual yaitu dengan menggunakan pisau, hal tersebut bisa saja membuat pedagang mengalami luka akibat dari pisau saat mengupas kulit buah nangka muda tersebut. Dari permasalahan tersebut, peneliti ingin membahas dan memberikan sebuah ide untuk masalah tersebut, yaitu “Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Buah Nangka Muda”. Proses dalam pembuatan mesin dimulai dari rancangan ide, pengumpulan data merancang desain, pemilihan dan perhitungan komponen yang diperlukan seperti daya motor, putaran mesin, daya rencana mesin, diameter poros, bantalan, pulley dan sabuk. Dengan adanya mesin ini, nantinya dapat mempermudah pedagang untuk melakukan pengupasan kulit buah nangka muda.
PENGARUH CAIRAN PEMOTONGAN PADA KEKERASAN PERMUKAAN KETIKA PEMBUBUTAN BAJA KARBON S45C MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA BERLAPIS Muksin Rasyid Harahap
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 1 (2017): Edisi Nopember
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil akhir proses permesinan adalah pencapaian tingkat kekesaran permukaan (Ra) yang serendah-rendahnya (paling halus). Untuk memperbaiki tingkat keksaran permukaan termesin terutama pada baja karon dapat dicapai dengan menggunakan pahat karbida baik menggunakan cairan pemotongan maupun tidak. Untuk melihat pengaruh penggunaan cairan pemotongan maka dilakukan eksperimen untuk pada kondisi pemotongan yang sama pada baja karbon S45C menggunakan pahat karbida berlapis karbida berlapis dengan metode eksperimental. Hasilnya merekomendasikan bahwa penggunaan cairan pemotongan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan sesuai ISO 3685 pada kekesaran permukaan medium (Ra) ISO 1320
PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN BAJA KARBON SC-1045 MENGGUNAKAN PAHAT HSS TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA PROSES PEMBUBUTAN Muksin Rasyid Harahap
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menghasilkan produk yang berkualitas adalah salah satunya dengan cara melakuan proses pemesinan dengan baik. Faktor - faktor yang mempengaruhi kekasaran permukaan pada proses pembubutan yaitu perlakuan pada mata pahat, Kedalaman potong, kecepatan potong, Gerak makan, getaran mesin pada saat pemotongan. Penelitan ini dilakukan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan dengan menggunakan jenis pahat HSS MO RAPID EXTRA 1200 Merek BOHLER pada mateial uji baja SC 1045. Pengujian ini dilakukan sebanyak 5 kali pada masing-masing pengujian dengan menggunakan kecepatan potong (Vc) yang berbeda, sementara gerak makan dan kedalaman potongnya sama. Untuk memperoleh hasil kekasaran permukaan dilakukan pengukuran dengan alat ukur Surface Test-402 dalam 1 kali pengujian dilakukan sebanyak 3 kali pengukuran pada sisi yang berbeda. Nilai kekasaran permukaan yang terendah yaitu pada kecepatan potong (Vc)= 45 m/min dengan Ra = 4,5μm dengan waktu pemotongan (tc)= 3,38 menit. Dan kekasaran paling tinggi pada kecepatan potong (Vc)= 235 m/min dengan Ra= 7,6 μm dengan waktu pemotongan (tc)= 1,05 menit
KINERJA MESIN DAN EMISI GAS BUANG MESIN BENSIN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CAMPURAN PERTALITE-BIOETANOL TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Husin Ibrahim Ibrahim
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bakar bioetanol merupakan bahan bakar terbarukan yang ramah terhadap lingkungan. Tandan kosong kelapa sawit merupakan limbah yang digunakan sebagai bahan baku non-pangan untuk memproduksi bioetanol. Dalam penelitian ini, campuran bioetanol-pertalite dengan persentasi campuran 10% (E10), 15% (E15) dan 20% (E20) digunakan pada mesin bensin (SI) untuk menyelidiki kinerja mesin dan emisi gas buang. Kinerja mesin diamati dengan parameter konsumsi bahan bakar spesifik (BSFC) dan efisiensi termal (BTE). Selain itu, CO, HC dan CO2 diukur sebagai parameter emisi gas buang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya penurunan konsumsi bahan bakar spesifik (171,92 g / kWh) di campuran bahan bakar dengan persentase 20% bioetanol (E20) pada kecepatan mesin 7000 rpm. Efisiensi termal (BTE) mencapai maksimum sebesar 51,33%. Selain itu campuran bioetanol-pertalite dapat juga menurunkan emisi gas buang karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) dibandingkan dengan bahan bakar pertalite, walaupun karbon dioksida (CO2)meningkat.
PENGARUH METALURGI PERMUKAAN TERMESIN TERHADAP BUBUT PEMESINAN KERING DENGAN BAJA AISI 4337 Suhardi Napid Napid
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh metalurgi permukaan termesin akibat bubut pemesinan kering melihat perubahan struktur sub permukaan termesin dan kekerasan mikro yang diperoleh dengan konsep pemesinan kering guna memberikan pertimbangan pemesinan kering dapat digunakan pada pemesinan baja AISI 4337. Perubahan struktur sub permukaan melalui pengetsaan menggunakan mikroskop optikal. Pengujian kekerasan permukaan termesin dilakukan dengan metode kekerasan Vickers. Pengolahan dan analisa data dapat dilakukan dengan metode statistik. Pada pengujian kekerasan diperoleh nilai kekerasan Vickers rata-rata (HVavg) dengan pemesinan kering untuk kondisi pemotongan optimum yaitu HPH1,0.1= 260,0899,HPH8,0.3 = 268,0662 HPH8,0.6 = 282,5247 dan kemudian nilai HVavg pada pemesinan basah didapati HPB1,0.1= 257,9939, HPB8,0.3 = 259,1587 dan HPB8,0.6= 260,470. Dengan demikian pemesinan kering memberikan kekerasan termesin yang lebih baik melalui nilai HV dan perbedaan yang signifikan tak diperoleh apabila dianalisa secara statistik berbanding dengan pemesinan basah, sehingga pemesinan kering merupakan suatu peluang baik digunakan dalam industri manufaktur.
ANALISA PENGARUH CAMPURAN PREMIUM DENGAN KAPUR BARUS (NAPTHALEN) TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN SUPRA X 125 CC Tinus Ginting
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 1 (2017): PISTON NOVEMBER
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.864 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk dapat mengetahui analisa pengaruh campuran premium dengan kapur barus (napthalen) terhadap emisi gas buang pada mesin supra X 125 cc untuk mengurangi tingkat polusi udara. Adapun metode yang digunakan pada tugas akhir ini adalah  metode penelitian Eksperimen dengan variasi campuran bahan bakar premium  dengan kapur barus (napthalen) adalah premium 1000 gr : 20 gr kapur barus (napthalen), premium 1000 gr : 40 gr kapur barus (napthalen), premium 1000 gr : 60 gr kapur barus (napthalen). Dengan variasi putaran mesin 1000, 2000 dan 3000 rpm. Dengan melakukan pengujian langsung mengunakan alat yang telah disediakan yaitu gas analyzer. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variasi campuran bahan bakar premium dengan kapur barus (napthalen) mempunyai perbedaan kandungan emisi CO dan HC yang dihasilkan pada campuran premium dengan kapur barus (1000 gr : 20 gr) pada putaran 1000 rpm hasil CO = 2,43%, HC = 90,6 ppm. pada putaran 2000 rpm hasil CO = 1,96%, HC = 87,3 ppm. Pada putaran 3000 rpm hasil CO = 1,73%, HC = 83,3 ppm. Pada campuran (1000 gr : 40 gr). Pada putaran 1000 rpm hasil CO =2,53%, HC = 100,6 ppm. Pada putaran 2000 rpm hasil CO = 2,23%, HC = 97,3 ppm. Pada putaran 3000 rpm hasil CO = 1,96%, HC = 90,6 ppm. Pada campuran (1000 gr : 60 gr) pada putaran 1000 rpm hasil CO = 3,26%, HC = 115 ppm. Pada putaran 2000 rpm hasil CO = 3,3%, HC = 106,6 ppm. Pada putaran 3000 rpm hasil CO = 3,1%, HC = 100 ppm.
URGENSI SPORING DAN BALANSING RODA MOBIL Muksin Rasyid Harahap
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 1, No 1 (2016): Piston November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.949 KB)

Abstract

Umumnya roda yang digunakan pada mobil terdiri dari, pelek dan ban yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan berfungsi untuk mendapatkan gaya gesek yang cukup dan reaksi pengereman agar jalannya mobil lebih komport sekaligus menyerap kejutan-kejutan jalan. Sedangkan pelek berfungsi sebagai tempat ban dipasang dan sarana untuk menghubungkan roda keporos-poros roda. Mengingat urgennya fungsi roda ini terutama bannya maka kerusakan yang berhubungan dengan keausan ban yang tidak normal sering luput dari perhatian sipengemudi.
PENGARUH METALURGI PERMUKAAN TERMESIN TERHADAP BUBUT PEMESINAN KERING DENGAN BAJA AISI 4337 Suhardi Napid
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 2, No 1 (2017): PISTON NOVEMBER
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.026 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah  untuk mengetahui pengaruh metalurgi permukaan termesin akibat bubut pemesinan kering  melihat  perubahan struktur  sub permukaan termesin dan kekerasan mikro yang diperoleh dengan konsep pemesinan kering  guna memberikan pertimbangan  pemesinan kering dapat digunakan pada pemesinan baja AISI 4337. Perubahan struktur sub permukaan  melalui pengetsaan menggunakan mikroskop optikal. Pengujian kekerasan permukaan termesin dilakukan dengan metode kekerasan Vickers. Pengolahan dan analisa data dapat dilakukan dengan metode statistik. Pada pengujian kekerasan diperoleh nilai kekerasan Vickers rata-rata (HVavg) dengan pemesinan  kering  untuk kondisi pemotongan optimum yaitu HPH1,0.1= 260,0899,HPH8,0.3 = 268,0662 HPH8,0.6 = 282,5247 dan kemudian  nilai HVavg pada pemesinan basah didapati HPB1,0.1= 257,9939, HPB8,0.3 = 259,1587 dan HPB8,0.6= 260,470. Dengan demikian pemesinan  kering  memberikan kekerasan termesin yang lebih baik melalui nilai HV dan perbedaan yang signifikan tak diperoleh apabila dianalisa secara statistik berbanding dengan pemesinan basah, sehingga pemesinan kering  merupakan suatu peluang baik digunakan dalam industri manufaktur.