Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 14, No 1 (2020)

DEPRESI EKONOMI DAN KRISIS KEPERCAYAAN RAKYAT TERHADAP PEMERINTAH KOLONIAL 1930-1936

Utomo, Ilham Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

Artikel ini membahas mengenai dampak depresi ekonomi dan tingkat kepercayaan rakyat atas kebijakan pemerintah kolonial yang berkaitan dengan penyelesaian masalah dampak tersebut.  Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Depresi ekonomi tahun 1930an merupakan peristiwa kompleks yang tidak hanya berdampak pada perekonomian Hindia Belanda. Dalam hal ini, relasi antara pemerintah kolonial dan rakyat menjadi menarik ketika pemerintah berusaha mengatasi masalah dengan kebijakan campur tangan. Depresi ekonomi yang dipicu oleh faktor eksternal dan diperparah oleh faktor internal karena kelebihan produksi berdampak pada merosotnya perekonomian Hindia Belanda. Dampak tersebut menghantam bidang usaha yang digerakan oleh bangsa Eropa dan bumiputra. Penghematan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial dan perusahaan swasta menimbulkan peningkatan pengangguran, kemiskinan, dan kriminalitas. Sikap diskriminatif pemerintah kolonial pun menjadi salah satu faktor pemicu respon keras bumiputra. Puncaknya  yaitu melakukan gerakan protes melalui serikat buruh dan organisasi pergerakan. Krisis kepercayaan rakyat terhadap pemerintah kolonial muncul karena ketidakmampuan pemerintah kolonial mengatasi masalah selama masa depresi ekonomi secara proporsional.

Copyrights © 2020