E-Jurnal Medika Udayana
Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana

HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN LEBIH DENGAN PENYAKIT REFLUKS GASTROESOFAGEAL DI RSUP SANGLAH DENPASAR PERIODE JULI – DESEMBER 2018

I Nyoman Hardana Sasmita Purthana (Unknown)
Gde Somayana (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2020

Abstract

ABSTRAKObesitas dan berat badan lebih masih menjadi faktor risiko dari berbagai jenis penyakit seperti diabetesmellitus, penyakit jantung koroner, osteoartritis, dan penyakit refluks gastroesofageal (GERD). Penelitianini dilakukan untuk mencari hubungan antara berat badan lebih dengan penyakit refluks gastroesofageal.Sebanyak 70 orang pasien Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) SanglahDenpasar tahun 2018 diikutkan dalam penelitian ini. Sampel diukur berat badannya dalam kilogram, dantinggi badannya dalam meter, kemudian dicari Indeks Massa Tubuhnya (IMT) dengan cara membagiberat badan dengan tinggi badan kuadrat. Sampel juga diwawancarai menggunakan kuesioner GERDQuest (GERD-Q). Selanjutnya data dikumpulkan, diolah, dan dianalisis menggunakan uji Chi-Squaredengan aplikasi Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 21. 44 (62,9%) dari 70 sampelmerupakan orang dengan IMT berat badan lebih dan 26 (37,1%) dengan IMT bukan berat badan lebih. 9(12,9%) orang ditemukan memperoleh skor GERD-Q >8, yang terdiri dari 4 (44,44%) orang kategoriberat badan lebih dan 5 (55,56%) orang bukan kategori berat badan lebih. Data tersebut dijadikan tabel2x2 yang kemudian dilakukan uji Chi-Square. Diperoleh hasil beda proporsi sebesar 0,04 (p=0,45) danrasio prevalen (PR) sebesar 0,34 dengan interval kepercayaan (IK) sebesar 0,22-2,51. Dari hasil penelitianini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara IMT kategori berat badan lebih denganGERD.Kata Kunci: IMT, berat badan lebih, GERD.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

eum

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah ...