Keberhasilan dalam sebuah pemberdayaan dapat dilihat dari antusias serta partisipasi masyarakat dalam mencapai tujuan dari berbagai kegiatan pelatihan ataupun proses pembelajaran. Sebuah tanggung jawab yang menuntut fasilitator pembangunan masyarakat adalah menginformasi dan mengkomunikasikan inovasi, dalam rangka pemberdayaan masyarakat agar lebih berdaya, mampu melaksanakan, dan menerapkan nilai-nilai sosial. Penelitian kualitatif dilakukan di Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, bertujuan meningkatkan kemampuan pemasaran sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat desa yang memiliki potensi produk olahan emping. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dianalisis, penelitian ini menunjukkan kemajuan penting dalam menghasilkan produk olahan emping yang baik sehingga dapat dipasarkan ke berbagai wilayah, tidak hanya dilingkungan desa. Selain mengidentifikasi masalah, dan penerapan pemberdayaan masyarakat, penelitian ini juga memberikan rekomendasi bahwa pemasaran sebagai hal yang penting untuk memperoleh keuntungan yang signifikan dalam penjualan produk. Dengan mengetahui teknik, strategi, bauran pemasaran yang tepat akan menghasilkan benefit, laba dan keuntungan yang diharapkan.Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, Pengabdian masyarakat, Kemampuan pemasaran
Copyrights © 2020