Penggunaan antibiotik yang tidak tepat karena intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi dapat menimbulkan berbagai permasalahan bagi kesehatan terutama resistensi bakteri terhadap antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang penggunaan antibiotik pada pasien di salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Kabupaten Karawang. Desain penelitian ini adalah desritif, dengan pengambilan data secara retrosfektif, dimana data diperoleh dari catatan medis pasien rawat inap. Data yang diperoleh kemudian diolah dan diklasifikasikan dengan Sistem Anatomical Therapeutic Chemical (ATC)/Defined Daily Dose (DDD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 81 catatan medis didapatkan 6 jenis antibiotik yang digunakan dengan jumlah penggunaan 144,5 DDD/ 100 hari rawat. Sedangkan antibiotik yang masuk ke dalam segmen DU90% adalah amoxicillin (65,75 DDD/100 rawat) dan Ceoperazon (45,89 DDD/100 rawat),). Kata kunci : Antibiotik, World Health Organization, ATC/DDD, Karawang.
Copyrights © 2019