BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA)
Volume 10 Nomor 1 Juni 2014

GAMBARAN PEMANFAATAN KARTU PENDERITA MALARIA SEBAGAI UPAYA PEMANTAUAN PENGOBATAN MALARIA VIVAX (STUDI KASUS DI PUSKESMAS WANADADI I DAN BANJARMANGU I, KABUPATEN BANJARNEGARA)

Agung puja kesuma (Unknown)
Nova pramestuti (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2018

Abstract

ABSTRAKKabupaten Banjarnegara merupakan salah satu daerah endemis malaria di Provinsi Jawa Tengah. Pengobatan berperandalam mencegah terjadinya penularan malaria. Kartu penderita malaria merupakan salah satu alat instrumen untukmemantau pelaksanaan follow up pengobatan. Pemanfaatan kartu penderita malaria di Kabupaten Banjarnegara dimulaisekitar tahun 1999. Tidak semua puskesmas di Kabupaten Banjarnegara memanfaatkan kartu penderita malaria. Tujuanpenelitian untuk mendeskripsikan manfaat kartu penderita malaria dalam pemantauan pengobatan malaria vivax.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dengan wawancaramendalam dan observasi kartu penderita malaria. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Wanadadi I dan Banjarmangu Ipada Bulan April-Mei 2012. Hasil penelitian menunjukkan di Puskesmas Wanadadi I terdapat 60 kartu penderita malaria(80%) yang diisi oleh JMD dan hanya 23 kartu (38,3%) yang diisi lengkap. Di Puskesmas Banjarmangu I tidak ada kartupenderita malaria yang diisi. Follow up pengobatan tepat waktu paling banyak (82%) pada follow up IV. Penderita yangdifollow up secara lengkap (lima kali) sebanyak 18 penderita (30%). Penggunaan kartu penderita malaria di PuskesmasWanadadi I dan Banjarmangu I belum dimanfaatkan dengan baik.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

blb

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Public Health Veterinary

Description

BALABA is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We published research article and literature review focused on vector borne disease such as malaria, DHF, filaria, chikungunya, leptospirosis, ...