Telah dipelajari uji kualitatif fitokimia ekstrak daun pepaya dan uji penghambatan terhadap Colletotrichum gloesporioides yang menyebabkan penyakit antroknose pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Secara kualitatif, ekstrak metanol daun pepaya (Carica Papaya L.) menunjukkan adanya alkaloid, saponin, flavonoid, dan terpenoid-steroid yang positif. Ekstrak ini juga memiliki penghambatan terhadap penyakit antraknosa (Collectotrichum gloesporioides) setelah periode 10 hari dengan variasi konsentrasi menunjukkan data sebesar 8,4% (10 mg / mL), 14% (20 mg / mL), 17% (30 mg / mL) dan 20% (40 mg) / mL). Sementara itu, untuk periode 20 hari dengan variasi konsentrasi yang sama menunjukkan penghambatan 14% (10 mg / mL), 16% (20 mg / mL), 16% (30 mg / mL), dan 17% (40 mg / mL)).
Copyrights © 2020