Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK METANOL DAUN PEPAYA (CARICA PEPAYA L.) TERHADAP COLLETOTRICHUM GLOESPORIOIDES PENYEBAB PENYAKIT ANTROKNOSA PADA TANAMAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) Iskandar, Dodi; Erdiandini, Ira; Deonesia, Marsiana
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 12 No 2 Februari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dipelajari uji kualitatif fitokimia ekstrak daun pepaya dan uji penghambatan terhadap Colletotrichum gloesporioides yang menyebabkan penyakit antroknose pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Secara kualitatif, ekstrak metanol daun pepaya (Carica Papaya L.) menunjukkan adanya alkaloid, saponin, flavonoid, dan terpenoid-steroid yang positif. Ekstrak ini juga memiliki penghambatan terhadap penyakit antraknosa (Collectotrichum gloesporioides) setelah periode 10 hari dengan variasi konsentrasi menunjukkan data sebesar 8,4% (10 mg / mL), 14% (20 mg / mL), 17% (30 mg / mL) dan 20% (40 mg) / mL). Sementara itu, untuk periode 20 hari dengan variasi konsentrasi yang sama menunjukkan penghambatan 14% (10 mg / mL), 16% (20 mg / mL), 16% (30 mg / mL), dan 17% (40 mg / mL)).
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK METANOL DAUN PEPAYA (CARICA PEPAYA L.) TERHADAP COLLETOTRICHUM GLOESPORIOIDES PENYEBAB PENYAKIT ANTROKNOSA PADA TANAMAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) Iskandar, Dodi; Erdiandini, Ira; Deonesia, Marsiana
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 12 No 2 Februari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dipelajari uji kualitatif fitokimia ekstrak daun pepaya dan uji penghambatan terhadap Colletotrichum gloesporioides yang menyebabkan penyakit antroknose pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Secara kualitatif, ekstrak metanol daun pepaya (Carica Papaya L.) menunjukkan adanya alkaloid, saponin, flavonoid, dan terpenoid-steroid yang positif. Ekstrak ini juga memiliki penghambatan terhadap penyakit antraknosa (Collectotrichum gloesporioides) setelah periode 10 hari dengan variasi konsentrasi menunjukkan data sebesar 8,4% (10 mg / mL), 14% (20 mg / mL), 17% (30 mg / mL) dan 20% (40 mg) / mL). Sementara itu, untuk periode 20 hari dengan variasi konsentrasi yang sama menunjukkan penghambatan 14% (10 mg / mL), 16% (20 mg / mL), 16% (30 mg / mL), dan 17% (40 mg / mL)).