Artikel ini merupakan hasil penelitian yang berciri pada penelitian kualitatif dengan perangkat metode analisis isi kualitatif menggunakan analisis framing sebagai pisau analisis. Analisis Robert N Entman yang memiliki empat dimensi dalam analisis yaitu,Defining Problem, Diagnoses Causes, Moral Judgement/Evaluation, Treatment Recommendation. Dimana setiap berita akan dianalisis satu persatu untuk mengetahui pola kontruksi berita yang dibuat oleh kedua media tersebut.Teori yang digunakan adalah Teori Agenda Setting, Teori Realitas Kontruksi Sosial, Gatekeeper, Teori Framing, Teori Hermeneutika, dan Media online dan faktor-faktor yang membentuk isi media, penelitian kualitatif dan analisis framing. Untuk dapat mengetahui pembingkaian yang dilakukan oleh Kompas.com dan Republika Online terhadap pemberitaan Hoax Ratna Sarumpaet peneliti menganalisis permasalahan tersebut dengan menggunakan metode Analisis Framing model Robert N Entman. Melalui analisis yang mendalam, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yakni perbedaan frame antara Kompas.com dan Republika Online dalam mengkonstruksi berita hoax Ratna Sarumpaet. Kompas.com membingkai kasus HOAX Ratna Sarumpaet dalam kasusnya memiliki motif politik. Sedangkan Republika Online dalam pemberitaan Hoax Ratna Sarumpaet menyudutkan Ratna Sarumpaet sebagai pencipta hoax yang menyebar ke publik. Pembingkaian Republika memandang kasus Hoax Ratna Sarumpaet merupakan masalah Pribadi.
Copyrights © 2019