Program transmigrasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menempatkan masyarakat transmigran pendatang asal Jawa Timur di Satuan Permukiman (SP) 5, (SP) 6 dan (SP) 8 di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dengan harapan terjadi difusi inovasi keterampilan pertanian kepada warga masyarakat Dayak di tempat baru. Permasalahan yang diteliti adalah mengapa difusi inovasi keterampilan pertanian kepada masyarakat Dayak di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dalam program transmigrasi asal Jawa Timur tidak terwujud? Dengan menggunakan metode observasi dan dokumen maka temuan penelitian di lapangan menunjukkan ternyata perubahan yang berupa diffusi inovasi keterampilan pertanian tersebut tidak terjadi di masyarakat Dayak di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara sebagai akibat dari perbedaan sistem sosial ke dua masyarakat
Copyrights © 2019