(Eco-education) pemberian edukasi tentang lingkungan sebenarnya sudah diberikankepada mahasiswa pendidikan IPA Unhasy lengkap dengan isu-isu terbaru terkait permasalahanlingkungan melalui matakuliah PKLH dan IPL. Namun pemberian edukasi sekedar teori sajaternyata kurang memberikan efek maksimal kepada mahasiswa. Masih banyak mahasiswa yangkurang peduli terhadap permasalahan mengenai isu lingkungan. Salah satu contohnya adalahkurangnya kesadaran mahasiswa mengenai pengolahan sampah di lingkungan sekitar kampus.Kami sebagai peneliti tergerak untuk melakukan suatu upaya memberikan edukasi secara langsungkepada mahasiswa sekaligus melibatkan mereka dalam kegiatan pengolahan sampah menjadisesuatu yang lebih bernilai. Peneliti mencoba memanfaatkan sampah organik rumah tangga yangberupa sisa sayuran, kulit buah, dan air cucian beras menjadi pupuk cair organik organik (poc)dengan memanfaatkan Mikroorganisme Lokal (mol) pada budidaya Tanaman Buah dalam Pot(tabulampot). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan ketrampilan dasar tentangpemanfaatan sampah organik menjadi poc ramah lingkungan untuk budidaya tabulampot denganmemanfaatkan mol pada mahasiswa pendidikan IPA Unhasy Tebuireng Jombang. Berdasarkanhasil penelitian diketahui bahwa pemberian edukasi dan ketrampilan tentang pemanfaatan sampahorganik menjadi poc berbasis mol yang dimanfaatkan sebagai nutrisi tambahan pada budidayatabulampot memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap pengetahuan dan ketrampilanmahasiswa mengenai ilmu lingkungan terutama mengenai pengelolahan sampah. Hal ini bisadilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 76 dan nilai post-test 81.
Copyrights © 2020