Jurnal Sosiologi Agama
Vol 1, No 1 (2007)

Gerakan Oposisi Islam Masa Reformasi (Studi Terhadap Majelis Mujahidin Indonesia)

Syaifudin Zuhri (Syaifudin Zuhri Dialogue Center Fak.Pascasarjana, UIN Sunan Kalijaga Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2017

Abstract

Gerakan oposisi MMI, memiliki tiga kekhasan, yaitu: dari aspek gagasan politik, gagasan MMI yang diantaranya pertama, MMI berkeyakinan bahwa Islam mengatur persoalan negara. Argumen ini didasarkan pada konsepsi bahwa Islam telah mengatur semua sendi kehidupan manusia, dari masalah duniawi sampai ukhrawi. Oleh karena itu, Islam bagi MMI adalah entitas yang tidak bisa dipisahkan dari negara (al-islam huwa al din wa al-dawlah). Kedua, pandangan penyatuan agama dan negara ini pada akhirnya mensyaratkan kedaulatan agama, yakni berupa negara Islam. Ketiga, pandangan MMI tentang pelaksanaan syariah Islam. Resistensi MMI terhadap negara adalah bentuk oposisi yang bekerjasama dengan beroperasi dalam sistem politik yang ada sekaligus oposisi yang berpartisipasi aktif dalam pemerintahan melalui aliansi atau koalisi dengan kekuatan-kekuatan politik.Kata Kunci: Oposisi, Syariah, Khilafah.

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

SosiologiAgama

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Sosiologi Agama mengundang para ilmuwan, peneliti, dan siswa untuk berkontribusi dalam penelitian dan penelitian mereka yang terkait dengan bidang sosiologi agama, masyarakat beragama, masyarakat multikultural, perubahan sosial masyarakat beragama, dan relasi sosial antar agama yang mencakup ...