Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi impor dalam perekonomian Indonesia. Data yangdigunakan adalah data sekunder yaitu data perkembangan nilai impor dan Produk Bruto Domestik(PDB) tahun 1993-2008 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Jakarta-Indonesia. Fungsi impordianalisis dengan menggunakan Regresi liniar sederhana.Dari fungsi total impor diketahui nilai impor otonom sebesar 17638,556 juta US $ dan angka marginalpropensity to import sebesar 0,016 yang berarti apabila Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat satumiliar rupiah, maka nilai impor meningkat 0,016 juta US $. Dari fungsi total nilai impor migasdiketahui nilai impor otonom sebesar 1404,517 juta US $ dan angka marginal propensity to import0,006 yang berarti apabila Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat satu miliar rupiah, nilai impormigas meningkat sebesar 0,006 juta US $. Dari fungsi impor non migas diketahui nilai impor otonomsebesar 18952,306 juta US $ dan angka marginal propensity to import sebesar 0,011 yang berartiapabila Produk Domestik Bruto (PDB) tanpa migas meningkat satu miliar rupiah maka nilai impornon migas meningkat 0,011 juta US $.
Copyrights © 2011