Air merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling penting. Untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat, salah satu alternatifnya adalah pemakaian air minum isi ulang (AMIU) karena mudah dijangkau. Namun tidak semua depot air minum terjamin kualitasnya. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas AMIU salah satu sanitasi tempat pengolahan .Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sanitasi pengolahan dengan kualitas bakteriologi depot AMIU di Kabupaten Ende tahun 2014. Seluruh populasi dijadikan sampel (total sampling), yaitu 32 depot.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lokasi depot AMIU memenuhi syarat sebanyak 20 (62,5%) depot, alat dan perlengkapan tidak memenuhi syarat sebanyak 18 (56,25%) depot,. Mayoritas kualitas bakteriologi depot AMIU adalah tidak memenuhi syarat sebanyak 20 (62,5%) depot. Ada hubungan lokasi depot AMIU dengan kualitas bakteriologi dengan nilai p = 0,032, Ada hubungan alat dan perlengkapan depot AMIU dengan kualitas bakteriologi dengan nilai p = 0,005, ada hubungan hygiene perorangan karyawan depot AMIU dengan kualitas bakteriologi dengan nilai p = 0,025.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada pemilik depot air minum untuk menerapkan hygiene sanitasi pengolahan . Selain itu, Pemerintah diharapkan meningkatkan pengawasan dan monitoring yang ketat terhadap depot AMIU tentang pelaksanaan pemeriksaan kualitas air secara rutin.
Copyrights © 2014