Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran dan seberapa besar peningkatan kemampuan pemecahan masalah perbandingan dan skala pada peserta didik kelas VI C SD Negeri Batursari 7 setelah diajar menggunakan Problem Based Learning teknik Polya. PTK ini dilaksanakan dua siklus. Proses pembelajaran menggunakan Problem Based Learning teknik Polya berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran, terbukti adanya peningkatan kegiatan guru dari 4,14 menjadi 4,77; peningkatan kegiatan peserta didik dari 4,24 menjadi 4,51. Pembelajaran Problem Based Learning teknik Polya juga meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dari skor rata-rata 1,48 menjadi 1,70.
Copyrights © 2016