Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020

PENGENALAN SHUGEI (JAPANESE HANDICRAFT) MELALUI PATCH WORK Di DESA CISEMPUR, KECAMATAN JATINANGOR, SUMEDANG

Pika Yestia Ginanjar (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2020

Abstract

Shugei berasal dari bahasa Jepang, terdiri dari dua huruf kanji (手) ‘tangan’ dan (芸) ‘teknik’ atau ‘seni’. Shugei mulai dikenal di Jepang sekitar tahun ke-2 Meiji (sekitar tahun 1969). Shugei手芸merupakan sebutan untuk seluruh keterampilan dan seni kerajinan tangan yang menghasilkan barang-barang keperluan sehari-hari yang berada di dalam rumah, umumnya menggunakan kain dan benang. Misalnya, rajutan, dompet, keranjang, boneka, dan aksesoris kecil lainnya. Di Jepang, shugei biasanya dilakukan oleh wanita. Kegiatan ini tidak termasuk golongan pekerjaan tetapi termasuk kedalam hobi. Tujuan kegiatan PKM ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan ekonomi Ibu-Ibu di desa Cisempur (RW 02), Kecamatan Jatinangor, selain untuk memperluas jaringan antara civitas akademi Unpad dengan masyarakat sekitar kampus. Mata pencaharian Ibu-Ibu di desa Cisempur (RW 02) sebagian besar bekerja di pabrik dan ibu rumah tangga.

Copyrights © 2020