MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan
Vol 16, No 1 (2018): Medan Makna Juni

UPAYA PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH BESEMAH SEBAGAI BAGIAN PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL

Hendro Saputra (SMA Negeri 1 Pagaralam, Sumatera Selatan)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2018

Abstract

Pemertahanan bahasa berkaitan dengan sikap penutur bahasa untuk menggunakan bahasa itu di tengah bahasa lainnya yang ada di masyarakat. Bahasa Besemah merupakan salah satu bagian  kebudayaan nasional yang dijamin keberadaannya oleh negara. Oleh karena itu, tugas masyarakat penuturnya ialah menjaga keberadaan bahasa itu agar tidak punah. Permasalahan yang muncul ialah bagaimana upaya pemertahanan bahasa Besemah sebagai pelestarian kearifan lokal. Tujuannya ialah untuk mendeskripsikan upaya pemertahanan bahasa besemah sebagai pelestarian kearifan lokal. Metode yang digunakan ialah deskriptif dengan sumber data primer dan skunder yang dikumpulkan melalui metode cakap dan studi pustaka. Data dianalisis secara deskriptif untuk menjawab permasalahan yang muncul. Hasilnya, banyak upaya  yang dapat dilakukan untuk mempertahankan keberadaan bahasa Besemah, misalnya dengan melaksanakan pembinaan kepada masyarakat penuturnya dan melaksanakan penelitian kebahasaan untuk dokumentasi. Dengan demikian, pemertahanan bahasa Besemah perlu dilakukan oleh semua pihak agar tidak punah.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

medanmakna

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Artikel dari hasil penelitian maupun kajian kebahasaan dan kesastraan, baik bahasa/sastra Indonesia, bahasa/sastra daerah, bahasa/sastra asing maupun pembelajaran bahasa/sastra ...