Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) akan berlangsung secara efektif dan efisien apabila didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, termasuk kepala sekolah, guru dan pegawai. Selain itu MBS juga didukung oleh dana yang cukup, sarana dan prasarana yang lengkap serta dukungan yang tinggi dari masyarakat. Pendukung-pendukung tersebut pada kenyataannya masih banyak yang belum memadai, sehingga efektivitas manajemen berbasis sekolah masih jauh dari yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas MBS, pengaruh peran komite sekolah terhadap efektivitas MBS, pengaruh kinerja guru terhadap efektivitas MBS dan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah secara bersama – sama dengan peran komite sekolah dan kinerja guru terhadap efektivitas MBS. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasinya berjumlah 162 orang yaitu guru yang berstatus ASN di MAN 1, MAN 2 dan MAN 3 Kota Medan. Sampel penelitian berjumlah 111 orang, ditentukan dengan memanfaatkan tabel Krejcie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas MBS yaitu sebesar 14,9%; terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh peran komite sekolah terhadap efektivitas MBS yaitu sebesar 18,7%; terdapat pengaruh positif dan signifikan kinerja guru terhadap efektivitas MBS yaitu 24,1% dan terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, peran komite sekolah dan kinerja guru secara simultan terhadap efektivitas MBS yaitu sebesar 30%
Copyrights © 2020