Perairan Desa Tanjung Batu merupakan salah satu perairan yang memiliki padang lamun yang sangat luas dan subur. Bivalvia merupakan salah satu hewan yang tumbuh dan berkembang di daerah intertidal dan banyak dijumpai di daerah padang lamun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola distribusi dan kepadatan bivalvia berdasarkan kepadatan lamun. Pengambilan sampel kerang dilakukan selama 1 bulan sekali selama 3 bulan mulai pada bulan Agustus sampai Oktober 2018 dengan menggunakan metode transek kuadrat berukuran 1x1 m2. Hasil penelitian diperoleh kepadatan rata-rata bivalvia berdasarkan stasiun pengamatan berkisar 0,69-2,18 ind/m2. Kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun III yaitu 2,18 ind/m2, sedangkan kepadatan terendah terdapat pada stasiun I yaitu 0,69 ind/m2. Kepadatan rata-rata bivalvia berdasarkan bulan berkisar 1,22-1,57 ind/m2.  Kepadatan bivalvia tertinggi terdapat pada bulan Agustus yaitu 1,57 ind/m2, sedangkan kepadatan terendah terdapat pada bulan Oktober yaitu 1,22 ind/m2. Distribusi bivalvia pada tiga stasiun di Perairan Desa Tanjung Batu cenderung mengelompok (>1) yaitu berkisar 1.034-1.150Kata kunci : Distribusi, Kepadatan, Bivalvia, Desa Tanjung Batu,Wawonii Barat.
Copyrights © 2020