Pemanfaatan buah sukun sebagai bahan pangan makin penting untuk menunjang diversifikasi pangan. Indonesia memiliki beberapa varietas sukun lokal dengan ciri fisik maupun cita rasa buah yang bervariasi. Buah sukun yang melimpah saat panen raya harus dapat diawetkan, seperti dibuat tepung sehingga akan mudah mengolahnya. Namun pengolahan sukun yang kurang berkembang menyebabkan pemanfaatan sukun di masyarakat sangat rendah. Padahal potensi sukun sebagai bahan pangan dengan komposisi gizi yang tidak kalah dengan bahan pangan lainnya cukup tinggi. Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan sukun yang masih minim pengolahannya, dan diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas pada produk baik dari segi nilai gizi maupun nilai jual di pasaran. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian UISU, Medan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dua ulangan dengan persentase tepung sukun dan gula sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghasilkan cookies yang baik digunakan persentase campuran tepung sukun sebanyak 50% dan gula sebanyak 60%.
Copyrights © 2020