Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh social media terhadap voter intention melalui mediasi kepercayaan dan WOM pada pemilihan Presiden Indonesia 2019. Penelitian ini menggunakan metode survei dan bersifat asosiatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan membagikan kuesioner kepada 100 orang responden. Analisis data menggunakan teknik analisis PLS (Partial Least Square) melalui software SmartPLS. Selain itu, untuk menguji peran variabel mediasi dilakukan uji Sobel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) social media yang di mediasi kepercayaan berpengaruh positif terhadap voter intention. (2) social media yang di mediasi WOM berpengaruh positif terhadap voter intention. (3) Kepercayaan yang di mediasi WOM berpengaruh positif terhadap voter intention. (4) Kepercayaan berpengaruh positif terhadap voter intention. (5) WOM berpengaruh positif signifikan terhadap voter intention.
Copyrights © 2020