Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel, jenis pelarut dan waktu ekstraksi terhadap hasil pembuatan konsentrat protein dari daging bekicot. Pembuatan konsentrat protein bekicot dilakukan dengan proses ekstraksi. Percobaan dilakukan dengan memvariasikan waktu ekstraksi 1 jam ,2 jam dan 3 jam. Pelarut yang digunakan adalah Etanol dan n-Heksan. Suhu operasi untuk pelarut etanol adalah 60 oC, 68 oC dan 70 oC, sedangkan untuk pelarut n-Heksan 50 oC, 60 0C dan 68 oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pelarut etanol diperoleh kadar protein yang tertinngi adalah 69,6 % pada temperatur 78 oC dengan waktu ekstraksi 3 jam. Sedangkan dengan menggunakan pelarut n- Heksan pada temperatur 68 oC dengan waktu ekstraksi 3 jam adalah 66,69 %.
Copyrights © 2011