Rangka berpegaku eksentrik mensyaratkan untuk membatasi perilaku inelastis hanya terjadi pada balok link sedangkan elemen lainnya tetap dalam kondisi elastis. Link yang didesain menyatu dengan balok induk menjadikan link mengalami over-designed karena harus menahan beban yang besar pula seperti balok induk. Tiga spesimen link yang disusun dari dua buah profil C yang disusun secara bersinggungan dan kedua ujungnya dipasang mengapit balok induk dimodelkan secara numerik yang kemudian diberi beban siklik. Dari hasil analisis didapatkan bahwa penambahan pengaku pada sambungan web menunjukkan bahwa spesimen mampu menahan gaya geser yang lebih besar. Efek pinching ditemukan pada kurva histerisis yang disebabkan oleh efek dari sambungan baut di kedua ujung balok link akibat dari pemberian beban siklik. Sedangkan pemberian diagonal stiffener perlu dilakukan kajian lebih dikarenakan link akan menjadi lebih kaku sehingga kegagalan akan terjadi pada sambungan yang mengakibatkan link mengalami keruntuhan lebih awal.
Copyrights © 2020