Abstract: Concern for nature must indeed be considered, because to prevent undesirable effects such as global warming or damage to the surrounding environment. The cause of this impact is a result of nature and even human actions themselves, such as due to volcanoes erupting, waste disposal, vehicle pollution, and others. But there are also causes of other things, namely the establishment of a building without looking at the surrounding environment, which only emphasizes the function and aesthetics, so it becomes a very important problem. Green architecture is a concept where buildings to be erected must have criteria to support the natural surroundings, so this concept is very used to minimize or prevent natural damage caused by buildings. An example of the building that will be applied in this research is the Geology Museum, considering that Indonesia has a complex geographical location and natural wealth from the bowels and extraterrestrial. The method used in this research is a qualitative descriptive method, which is the depiction or explaining the facts in the field by analyzing and discussing them broadly so that they can find results and conclusions.Keywords: Green Architecture, Museum, Qualitative Descriptive. Abstrak: Kepedulian terhadap alam memang harus diperhatikan, karena untuk mencegah dampak-dampak yang tidak diinginkan seperti pemanasan bumi atau kerusakan lingkungan sekitar. Penyebab dari dampak ini merupakan akibat dari alam bahkan perbuatan manusia itu sendiri, seperti akibat gunung berapi meletus, pembuangan limbah, polusi kendaraan, dan lain-lain. Namun ada juga penyebab dari hal lain yaitu berdirinya suatu bangunan tanpa melihat lingkungan sekitarnya, yang hanya mementingkan fungsi maupun estetikanya, sehingga menjadi suatu permasalahan yang sangat penting. Arsitektur hijau merupakan sebuah konsep dimana bangunan yang akan didirikan harus memiliki kriteria untuk mendukung alam sekitar, sehingga konsep ini sangat digunakan untuk meminimalisir atau mencegah terjadinya kerusakan alam yang disebabkan oleh bangunan. Sebagai contoh bangunan yang akan diterapkan pada penelitian ini adalah Museum Geologi, mengingat Indonesia memiliki letak geografis yang kompleks dan kekayaan alam dari perut dan luar bumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penggambaran atau menjelaskan fakta-fakta yang ada di lapangan dengan cara menganalisis serta membahasnya secara luas sehingga dapat menemukan hasil dan kesimpulan. Kata Kunci: Arsitektur Hijau, Museum, Deskriptif Kualitatif
Copyrights © 2020