Ornamen Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Kriya
Vol 16, No 2 (2019)

KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS

Danang Priyanto Priyanto (Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2020

Abstract

Artikel yang berjudul “kakang kawah adhi ari-ari dalam karya busana ready to wear batik tulis” difokuskan pada proses cipta busana ready to wear pria dengan sumber ide konsep kelahiran pada budaya Jawa yakni kakang kawah adhi ari-ari. Ketertarikan pada konsep tersebut yang sudah mulai tidak dikenal di tengah masyarakat menjadi salah satu tujuan untuk memunculkan nilai-nilai sakral dan luhur yang terdapat pada konsep kakang kawah adhi ari-ari. AdapunTujuandaripenciptaaniniadalahsebagai bentuk representasi nilai pada konsep Jawa kakang kawah adhi ari-ari sekaligus sebagai pengayaan karya batik melalui objek pengangkatan ide bersumber dari nilai yang tertuang dalam konsep kakang kawah adhi ari-ari.Analisis data yang digunakan menggunakan metode studi pustaka dan interpretasi. Langkah-langkah penciptaan meliputi memanfaatkan metode penciptaan SP Gustami yakni eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Konsep cipta dalam penciptaan karya menggunakan teori cipta Dharsono yakni reinterpretasi, ekspresi simbolik dan abstraksi simbolik. Karya yang diciptakan berupa tiga buah karya busana ready to wear pria yang terdiri dari busana kemeja panjang, kemeja pendek, dan t-shirt. Adapun karya tersebut adalah “aku” yang memanfaatkan konsep cipta reinterpretasi, “kakangku” yang memanfaatkan konsep cipta ekspresi simbolik dan “adhiku” yang memanfaatkan konsep cipta abstraksi simbolik. Kata kunci: Kakang kawah adhi ari-ari, busana ready to wear pria, batik.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ornamen

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Art craft journal contains scientific articles on the results of research on the art of craft and the creation of craft art within the scope of Indonesian culture. The substance presented is in the form of a mission to preserve the cultural values of the archipelago as well as the development of ...