Portal: Jurnal Teknik Sipil
Vol 12, No 1 (2020)

Pengaruh Foam Agent dan Polycarboxylate Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan struktural

Sumiati sumiati sumiati (Teknik Sipil politeknik Negeri Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2020

Abstract

Pengaruh Foam Agent dan Polycarboxylate Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan struktural  Sumiati1, Mahmuda2, Sukarman3, Siswa Indra4Teknik Sipil Politeknik Negeri SriwijayaJl.Srijaya Negara Bukit Besar Palembange-mail: sumiati@polsri.ac.id    Abstrak Beton  mempunyai kuat tekan yang rendah dan tidak sebanding dengan beratnya. Kuat tekan beton ringan sebanding dengan density nya, di mana semakin tinggi kuat tekan beton, maka semakin tinggi density nya dan sebaliknya. Beton ringan dapat dibuat dengan mengganti agregatnya dengan agregat ringan atau dengan membuat foam pada campuran mortarnya. Penelitian ini akan menggunakan pecahan batu bata sebagai agregat kasar untuk mengurangi berat beton ringan dan mengganti sebagian pasir dengan abubatu, sehingga akan didapat suatu gradasi agregat gabungan berdasarkan SNI 03-2834-1993. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari pada benda uji ber diameter ± 15 cm dan  tinggi ± 30 cm, sebanyak 60 sampel. Foaming agent yang ditambahkan bervariasi 0-3,5% dari berat air dan  Polycarboxylate  Ether bervariasi 0,5%-1,5% terhadap berat semen.Penggunaan foaming agent sangat berpengaruh terhadap kuat tekan, berat jenis dan porositas beton ringan. Kuat tekan beton  ringan struktural 17,42 MPa didapatkan pada penambahan foaming agent sebesar 0,5% dan 1,5 % serta Polycarboxylate sebesar 0%. Sedangkan jika menggunakan  Polycarboxylate sebesar 0,5% dan  Foaming agent bervariasi 1,5%;  2,5% dan 3,5% akan didapatkan kuat tekan 21,67 MPa serta berat jenis yang  memenuhi persyaratan sebagai beton ringan struktural (SNI 03-3449-2002).Kata kunci: Foam, Polycarboxylate, beton Ringan, Kuat Tekan. Abstract Concrete has a low compressive strength and is not proportional to its weight. The compressive strength of lightweight concrete is proportional to its density, where the higher the compressive strength of concrete, the higher its density and vice versa. Lightweight concrete can be made by replacing the aggregate with a lightweight aggregate or by making foam in the mortar mixture.This study will use brick fragments as coarse aggregates to reduce the weight of lightweight concrete and replace some sand with fly ashes, so that a aggregate gradation will be obtained based on SNI 03-2834-1993. Compressive strength testing was carried out at 28 days on specimens with a diameter of ± 15 cm and height of ± 30 cm, as many as 60 samples. The added of foaming agent varies from 0-3.5% by weight of water and the variety of Polycarboxylate Ether adding is from 0.5% to 1.5% by weight of cement.The use of foaming agents greatly affects the compressive strength, specific gravity and porosity of lightweight concrete. Compressive strength of structural lightweight concrete 17.42 MPa was obtained by foaming agents adding of 0.5% and 1.5% and Polycarboxylate of 0%. Whereas if using Polycarboxylate is 0.5% and Foaming agent varies 1.5%; 2.5% and 3.5% will be obtained compressive strength 21.67 MPa and specific gravity that eligible for structural lightweight concrete (SNI 03-3449-2002).Key word: Foam, Polycarboxylate, lightweight concrete, Compressive strength

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

portal

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun ...