Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan adversity quotient ditinjau dari coping stress dan self efficacy pada siswa/i kelas X SMA Swasta Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X di SMA Swasta Medan dengan jumlah sampel 146 orang dengan menggunakan metode penarikan sampelnya yaitu disproportionate stratified random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat komparatif. Pengumpulan data menggunakan Skala Likert yang berupa skala adversity quotient (AQ), coping stresss (CS), dan self efficacy (SE). Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Anava One Way (Anova). Uji asumsi yang dilakukan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara adversity quotient ditinjau dari coping stress dengan Sig .000 < p = .05 dan juga terdapat perbedaan yang signifikan antara adversity quotient ditinjau dari self efficacy dengan Sig .000 < p = .05 yang dimiliki oleh siswa/i. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa hipotesa terbukti, yaitu adanya perbedaan antara adversity quotient (AQ) ditinjau dari coping stress (CS) dan adversity quotient (AQ) ditinjau dari self efficacy (SE), di mana presentase kontribusi coping stress (CS) dalam mempengaruhi adversity quotient (AQ) sebesar 16.6% dan kontribusi self efficacy (SE) dalam mempengaruhi adversity quotient (AQ) sebesar 19.5%, selebihnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Kata kunci: adversity quotient, coping stress, self efficacy
Copyrights © 2020