Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai manajemen kemitraan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala-kendala, serta penyerapan lulusan kemitraan antara SMK Muhammadiyah 1 Playen Dengan Industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Ketua Kompetensi Keahlian, serta Manajer Training dari pihak industri. Objek penelitian adalah manajemen kemitraan antara SMK Muhammadiyah 1 Palyen Dengan Industri. Data diperoleh dengan cara wawancara dengan narasumber, observasi partisipasi pasif dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti yang dibantu dengan pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis menggunakan interactive model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman meliputi; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa; (1) Pelaksanaan kemitraan antara SMK Muhammadiyah 1 Playen dengan Industri dibagi dalam tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pola kemitraan yang terbentuk adalah pola kemitraan produktif, sedangkan model kemitraannya adalah mutualism partnership; (2) Kendala yang dihadapi biaya pengadaan fasilitas pembelajaran yang besar, bantuan fasilitas dari DU/DI kurang optimal, serta formasi lowongan yang liner dengan jurusan masih terlalu sedikit banyak siswa bekerja tidak sesuai jurusany, Usaha yang sudah dilakukan untuk mengembangkan kemitraan diantaranya menguatkan koordinasi antar mitra, melakukan berbagai inovasi, membangun fasilitas belajar yang menyerupai DU/DI di sekolah, serta membuka service center di lingkungan sekolah. Sedangkan usaha yang perlu dilakukan ke depan diantaranya memperkuat komunikasi, melakukan kajian dan evaluasi lebih lanjut, serta sekolah mencari perusahaan baru untuk bermitra guna memperbanyak jaringan untuk meyerap lulusan sesuai jurusan; (3) Hasil penelusuran lulusan yang berkerja dengan persertase dari hasil data sebagai berikut; tahun 2016 (61,8%) , tahun 2017 ( 70,5%), tahun 2018 ( 81,59 % ), sedangkan lulusan yang terserap tidak sesuai dengan jurusannya tahun 2016 ( 70, 2 % ), tahun 2017 ( 68,2 %), tahun 2017 ( 66 % ). Dengan manajemen kemitraan yang baik ini menunjukan adanya peningkatan penyerapan rata-rata 10% pertahun sedangkan linieritas juga mengalimi peningkatan rata-rata 2% pertahun.Â
Copyrights © 2020