Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan harga saham sebelum dan sesudah peristiwa pengeboman yang terjadi pada tahun 2016-2019 dengan melihat reaksi pasar modal Indonesia terhadap kondisi keamanan dalam negeri pada peristiwa pengeboman tersebut. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 yang benar-benar aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 sampel. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengamati, mendeskripsikan dan menganalisis data harga saham perusahaan yang tergabung dalam perusahaan LQ45 pada tahun 2016-2019 di web resmi pasar modal Indonesia http://www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar modal khususnya perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 merespon negatif peristiwa pengeboman yang terjadi di Indonesia, hal ini dapat dibuktikan dengan melihat grafik harga saham LQ45 selama peristiwa pengeboman. Tetapi, H+1 setelah peristiwa bom Sibolga terjadi perusahaan LQ45 mampu bangkit kembali dengan kenaikan harga saham yang cukup signifika sehingga menyebabkan harga saham perusahaan tersebut kembali stabil.Kata Kunci : Studi Peristiwa, Peristiwa Pengeboman, Pasar Modal, Harga Saham
Copyrights © 2020