Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FARMASI MILIK BUMN DAN SWASTA PERIODE 2016-2018 Lia Candrayani; Ziana Fitri; Kharis Fadlullah Hana
Jurnal Ilmiah Manajemen "E M O R" Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/jim.v4i2.591

Abstract

The purpose of this study was to determine the comparison of the financial performance of state-owned pharmaceutical companies with private-owned pharmaceutical companies and find out what factors affect differences in company performance based on analysis of profitability, market value rations and EVA. This study using a quantitative approach using a comparative descriptive method that took a sample of 4 pharmaceutical companies listed on the Stock Excahange. The data analysis technique uses a different independent sample T-test by comparing financial data from state-owned and private pharmaceutical companies in the 2016-2018 period. The results of the study show that return on equity (ROE) analysis of state-owned pharmaceutical companies is not safe because there are significant differences in the precentage above 15% and private pharmaceutical above 15%. The earning per share (EPS) analysis results of state-owned companies reached 0,35 and private pharmaceutical companies reached 50,71. As well as economic value added (EVA) analysis produces data there are differences in financial performace where the state-owned pharmaceutical companies have increased and privat pharmaceutical companies have decreased.
PENGARUH KONDISI KEAMANAN DALAM NEGERI TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 Maulida Kautsarina; Izza Alfiatur Rohmaniah; Kharis Fadlullah Hana
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 6, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/financial.v6i1.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan harga saham sebelum dan sesudah peristiwa pengeboman yang terjadi pada tahun 2016-2019 dengan melihat reaksi pasar modal Indonesia terhadap kondisi keamanan dalam negeri pada peristiwa pengeboman tersebut. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 yang benar-benar aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 sampel. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengamati, mendeskripsikan dan menganalisis data harga saham perusahaan yang tergabung dalam perusahaan LQ45 pada tahun 2016-2019 di web resmi pasar modal Indonesia http://www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar modal khususnya perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 merespon negatif peristiwa pengeboman yang terjadi di Indonesia, hal ini dapat dibuktikan dengan melihat grafik harga saham LQ45 selama peristiwa pengeboman. Tetapi, H+1 setelah peristiwa bom Sibolga terjadi perusahaan LQ45 mampu bangkit kembali dengan kenaikan harga saham yang cukup signifika sehingga menyebabkan harga saham perusahaan tersebut kembali stabil.Kata Kunci : Studi Peristiwa, Peristiwa Pengeboman, Pasar Modal, Harga Saham
Analisis Sinkronisasi Budaya Kerja Sumber Daya Manusia Pada Bank Syariah Indonesia Setelah Merger Putri Kurniasari; Ainun Ni'mah; Kharis Fadlullah Hana
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, FEBI UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.03 KB) | DOI: 10.24239/jiebi.v4i1.91.31-41

Abstract

Perbankan syariah sudah ada sejak lama di Indonesia, namun masih memiliki pasar yang relatif kecil dibandingkan perbankan konvensional pada tahun 2020 di pasar perbankan syariah sebesar 6,18%. Sehingga terjadi penggabungan tiga bank syariah di Indonesia yaitu BRIS, BNIS dan Mandiri Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja hasil merger ketiga bank tersebut. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif yaitu penelitian lapangan, artinya peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mencari data-data yang relevan terkait penggabungan tiga bank yang salah satunya adalah Bapak Nor Saiz dan Bapak Suprayoga. sebagai pegawai BSI Kudus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja ketiga bank syariah pasca merger cukup baik yang dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang telah diperoleh.
Obligasi Daerah yang "Tak Kunjung" Terbit sebagai Salah Satu Faktor Perkembangan Daerah Taymi Triyansyah; Nor Aini; Kharis Fadlullah Hana
Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.197 KB) | DOI: 10.24090/mabsya.v2i1.3863

Abstract

English: Law No. 33 of 2004 is a source of legal basis used as a guideline in the process of issuing regional bonds. This study discusses issues related to the issuance of regional bonds in Indonesia, particularly in the provinces of Central Java, West Sumatra, and West Kalimantan. In connection with the issuance of regional bonds, to date there are now regions that issue regional bonds including of Central Java, West Sumatra, and West Kalimantan. The purpose of this study is to find out more about the problems that form the basis of the issue of bonds in the region. Researchers use descriptive analysis method that can indicate the level of income and finance of the provinces of Central Java, West Sumatra, West Kalimantan where the region has met the requirements to issue regional bonds. While the SWOT analysis conducted in the area, each region still has many obstacles in the process of issuing regional bonds, one of which is the problem in human resources (SDM). Keywords: Regional Bonds, Regional Development, SWOT. Indonesia: Undang-undang No. 33 tahun 2004 merupakan sumber dasar hukum yang dijadikan pedoman dalam proses penerbitan obligasi daerah. Penelitian ini membahas permasalahan terkait penerbitan obligasi daerah di Indonesia, khususnya pada provinsi Jawa Tengah, Sumatra Barat, dan Kalimantan Barat. Berkaitan dengan penerbitan obligasi daerah, sampai saat ini belum ada daerah yang menerbitkan obligasi daerah termasuk Jawa Tengah, Sumatra Barat, dan Kalimantan Barat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui lebih lanjut permasalahan yang menjadi dasar tidak terbitnya obligasi didaerah tersebut. Peneliti menggunakan metode analisis diskriptif yang dapat menunjukan tingkat pendapatan dan keuangan provinsi Jawa Tengah, Sumatra Barat, Kalimantan Barat dimana daerah tersebut sudah memenuhi syarat untuk melakukan penerbitan obligasi daerah. Sedangkan analisis SWOT yang dilakukan pada daerah tersebut, masing-masing daerah masih memiliki banyak kendala dalam proses penerbitan obligasi daerah salah satunya yaitu permasalahan pada sumber daya manusianya (SDM). Kata Kunci: Obligasi Daerah, Perkembangan Daerah, SWOT.
Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Farmasi Milik BUMN dan Swasta di BEI Periode 2016-2018 Lia Candrayani; Ziana Fitri; Kharis Fadlullah Hana
Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.169 KB) | DOI: 10.24090/mabsya.v2i1.3877

Abstract

The purpose of this study was to determine the comparison of the financial performance of state-owned pharmaceutical companies with private-owned pharmaceutical companies and find out what factors affect differences in company performance based on analysis of profitability, market value rations and EVA. This study using a quantitative approach using a comparative descriptive method that took a sample of 4 pharmaceutical companies listed on the Stock Excahange. The data analysis technique uses a different independent sample T-test by comparing financial data from state-owned and private pharmaceutical companies in the 2016-2018 period. The results of the study show that return on equity (ROE) analysis of state-owned pharmaceutical companies is not safe because there are significant differences in the precentage above 15% and private pharmaceutical above 15%. The earning per share (EPS) analysis results of state-owned companies reached 0,35 and private pharmaceutical companies reached 50,71. As well as economic value added (EVA) analysis produces data there are differences in financial performace where the state-owned pharmaceutical companies have increased and privat pharmaceutical companies have decreased.
Komparasi Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia dan Bank Syariah Malaysia Pada Masa Pandemi Covid-19 Yoga Raunaqa; Dea Al Risna Deva; Kharis Fadlullah Hana
Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/sfj.v2i2.6339

Abstract

Abstract: Financial performance is an important factor for maintaining the health of banks, but the Covid-19 has greatly impacted the economic sector, one of which is banking. The purpose of this study was to find out how the financial performance of Bank Syariah Indonesia and Bank Maybank Berhard Malaysia in 2020-2021 during the covid 19 pandemic. The method used in this study was a quantitative method using descriptive analysis and financial ratio analysis tools, namely the independent paired T-test. The data collection technique is to collect secondary data in the form of an annual report (annual hassle) of financial performance during the COVID-19 pandemic published by the Indonesian Islamic bank or the Financial Services Authority (OJK) and the official website of the Islamic bank Maybank Islamic Berhad Kuala Lumpur. The results showed that there was no significant difference in the financial performance of Indonesian Islamic banks and Malaysian banks with maybanks from the financial ratios of CAR, ROA, ROE, FDR, NPF, and BOPO during the COVID-19 pandemic from 2020-2021. The results of this study provide recommendations that the management of Indonesian Islamic banks and Malaysian banks maybank hard to be able to maintain and further improve their already good financial performance. Keywords: Comparison, Financial Performance, Covid 19 Abstrak: Kinerja keuangan merupakan faktor yang penting untuk mejaga kesehatan bank, tetapi dengan adanya covid-19 ini sangat berdampak pada sektor ekonomi salah satunya perbankan . tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia dan Bank Maybank Berhard Malaysia tahun 2020-2021 pada masa pandemi covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan alat analisis rasio keuangan yaitu uji independent paired T-test. Teknik perolehan data yaitu mengumpulkan data-data sekunder yang berupa laporan tahunan (annual repot) kinerja keuangan selama pandemi covid-19 yang diterbitkan oleh bank syariah Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan website resmi bank syariah Maybank Islamic Berhad Kuala lumpur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kinerja keuangan bank syariah Indonesia dan bank maybank berhard Malaysia dari rasio keuangan CAR, ROA, ROE,FDR, NPF, dan BOPO selama masa pandemi covid 19 dari tahun 2020-2021. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa manajemen bank syariah Indonesia dan bank maybank berhard Malaysia untuk dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan kinerja keuangannya yang sudah baik. Kata Kunci: Perbandingan, Kinerja keuangan, Covid 19
Analisis Tingkat Penerimaan Dana Haji di Masa Pandemi Covid-19 Irfan Ashari; Nabila Amalia; Kharis Fadlullah Hana
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 4, No 1 (2023): ISLAMIC BUSINESS and FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v4i1.20685

Abstract

The Pilgrimage is a worship that is a dream for all Muslims in the world, especially for the people of Indonesia where the majority of the population is Muslim.In a normal condition, financing is generally carried out regularly and in accordance with what has been planned, but the coming of a disaster is not the power of a personservant because only Allah can plan and will. The presence of a pandemicCovid-19 has caused changes in life patterns in all sectors. Therefore whether in During the Covid-19 pandemic, patterns and practices changed at the level Hajj funding. This type of research is field researchusing a qualitative phenomenological approach. The phenomena studied are:level of receipt of Hajj funds during the Covid-19 pandemic. Data collection techniques used in the form of interview techniques and collect data with techniques documentation. The results of the study show that prospective pilgrims during the Covid-19 pandemic19 experienced a significant decrease for several reasons, one of which was people choose umroh, because umroh does not take long. Hajj departure from Indonesia experienced reductions and delays during the covid-19 pandemic, hence from that some people prefer umroh to hajj because it is faster for timehis departure. 
Literasi Akad dan Produk Perbankan Syariah melalui Aplikasi Digital Pada Masyarakat Pegunungan Kharis Fadlullah Hana; Ridwan Ridwan; Purna Wahyudi; Wafa Ariska
MANGENTE: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2023): PELATIHAN LITERASI, KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DAN KETAHANAN KELUARGA
Publisher : IAIN AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mangente.v2i2.3464

Abstract

Indonesia merupakan Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Masyarakatnya juga memiliki kesadaran untuk berkontribusi dalam pengembangan bank syariah sebagai bentuk dukungan akan kesejahteraan muslim lainnya. Meskipun demikian, Literasi dalam hal akad dan produk bank syariah masih sedikit dilakukan di berbagai daerah. Program pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan literasi masyarakat khususnya daerah pegunungan terhadap akad dan produk perbankan syariah. Metode yang dilakukan dalam program pengabdian ini adalah menggunakan metode PAR. Tim Program pengabdian melaukan edukasi melalui seminar dan pendampingan dimasyarakat dengan menggunakan langkah dan berbagai macam tahapan. Tahapan yang pertama adalah pemetaan kondisi lokasi pengabdian, sasaran program pengabdian dan kebutuhan materi pengabdian. Tahap kedua, tim pengabdian melakukan konsolidasi dengan kepala desa dan perangkat desa terkait program selama beberapa pertemuan dan mendata kebutuhan peserta program pengabdian. Tahap ketiga, Tim mengadakan sosialisasi untuk meningkatkan literasi dengan menghadirkan narasumber dan peserta dari perwakilan unsur masyarakat Desa Colo dan Japan. Keempat, Tim melakukan evaluasi hasil literasi yang menunjukkan peningkatan literasi dan evaluasi kebutuhan serta kendala masyarakat. Hasilnya Peserta cukup antusias dalam kegiatan literasi akad dan produk perbankan syariah namun beberapa masyarakat ada yang masih trauma dengan adanya Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah di Colo yang bangkrut. Mereka masih butuh peningkatkan kepercayaan kepada lembaga keuangan syariah. Rekomendasi pengabdian selanjutnya perlu melakukan pendampingan juga ke Lembaga Keuangan Syariah untuk mencegah kebangkrutan akibat dari froud karyawannya.
Preferensi Konsumen Muslim: Eksistensi Makanan Halal Modern Terhadap Minat Beli Jajanan Tradisional pada Generasi Muda Arina 'Aina Salsabila; Kharis Fadlullah Hana
Fokus Bisnis Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol. 22 No. 2 (2023): Fokus Bisnis
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokbis.v22i2.748

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tren makanan halal modern dan jajanan tradisional dalam konteks preferensi generasi muda muslim di Kabupaten Kudus. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti perkembangan budaya, perubahan gaya hidup, kesadaran kesehatan, dan pengaruh media sosial, penelitian ini bertujuan mengamati bagaimana eksistensi makanan halal modern memengaruhi minat beli generasi muda terhadap jajanan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Teknik wawancara. Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian melibatkan faktor-faktor seperti preferensi konsumen, harga, tempat, dan nilai-nilai budaya atau agama yang mempengaruhi pilihan makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden masih menyukai jajanan tradisional, namun generasi muda cenderung lebih tertarik pada makanan halal modern. Beberapa alasan diantaranya yaitu terkait keberagaman rasa, penampilan produk, dan pengaruh media sosial. Namun, beberapa responden tetap memilih jajanan tradisional karena nilai budaya, keaslian rasa, dan pandangan terhadap kesehatan.
Model Promosi Pada Simpanan Berhadiah Dalam Meningkatkan Kuantitas Anggota di Baitul Maal wa Tamwil Kharis Fadlullah Hana; Ocvi Wijayanti
Jurnal Rekoginisi Ekonomi Islam Vol. 1 No. 02 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jrei.v1i2.303

Abstract

Currently, competition for Islamic microfinance institutions is getting tougher. Various ways are done to attract customers' interest. However, some institutions still have not found the right promotion model. The purpose of this scientific research, the researcher explores the promotion model carried out by management to increase the quantity of members at BMT Mubarakah Kudus. After conducting a series of studies using systematic and measurable qualitative descriptive research methods, the following data can be obtained: the segmentation carried out by BMT is geographic segmentation, situation and use and benefits. The targeting carried out by BMT Mubarakah has been adjusted to the target market and positioning has also been carried out by BMT, so that by carrying out these three promotional models it can increase the quantity of deposit members with prizes at BMT Mubarakah. With this promotion model, there are several members who have savings accounts with prizes of more than 5 accounts, so the more accounts they have, the greater the opportunity for these members to get prizes drawn at the end of the period.