Banjir menjadi salah satu masalah yang sering melanda Batavia. Hampir setiap tahun Batavia mengalami banjir. Melihat kondisi Batavia yang sering mengalami banjir, Pemerintah Hindia-Belanda memperbaiki sistem drainase dengan membangun kanal dan sungai-sungai yang mengalir di Batavia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui proses pembangunan kanal dan pertumbuhan sosial-ekonomi di Batavia. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kritis yang tahapannya meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Batavia merupakan daerah dengan dataran landai yang rentan terhadap banjir. Hal inilah yang menyebabkan Pemerintah Hindia-Belanda memperbaiki saluran air dan membangun kanal untuk menampung air di musim kemarau. Kanal yang dibangun oleh Pemerintah Hindia-Belanda dimulai dari pembangunan Kanal Banjir Kali Malang yang bertujuan untuk penanggulangan banjir serta saluran limbah. Pemerintah Belanda juga menormalisasi sungai dan saluran yang mampat, yaitu normalisasi Kali Angke, Kali Baru, Sentiong, serta pengerukan Kali Krukut untuk mencegah pendangkalan sungai. Berbagai perkembangan yang terjadi di Batavia membawa dampak pula dalam bidang sosial dan ekonomi. Perbaikan sungai-sungai dan kanal juga membawa pemerintah untuk memperbaiki bidang lain seperti pembuatan taman, pembangunan hunian sehat dan murah, serta perbaikan jalan raya.
Copyrights © 2020