Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBANGUNAN KANAL DAN PERTUMBUHAN SOSIAL-EKONOMI DI BATAVIA TAHUN 1918-1933 Wati, Seni
Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36869/wjsb.v11i1.65

Abstract

Banjir menjadi salah satu masalah yang sering melanda Batavia. Hampir setiap tahun Batavia mengalami banjir. Melihat kondisi Batavia yang sering mengalami banjir, Pemerintah Hindia-Belanda memperbaiki sistem drainase dengan membangun kanal dan sungai-sungai yang mengalir di Batavia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui proses pembangunan kanal dan pertumbuhan sosial-ekonomi di Batavia. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kritis yang tahapannya meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Batavia merupakan daerah dengan dataran landai yang rentan terhadap banjir. Hal inilah yang menyebabkan Pemerintah Hindia-Belanda memperbaiki saluran air dan membangun kanal untuk menampung air di musim kemarau. Kanal yang dibangun oleh Pemerintah Hindia-Belanda dimulai dari pembangunan Kanal Banjir Kali Malang yang bertujuan untuk penanggulangan banjir serta saluran limbah. Pemerintah Belanda juga menormalisasi sungai dan saluran yang mampat, yaitu normalisasi Kali Angke, Kali Baru, Sentiong, serta pengerukan Kali Krukut untuk mencegah pendangkalan sungai. Berbagai perkembangan yang terjadi di Batavia membawa dampak pula dalam bidang sosial dan ekonomi. Perbaikan sungai-sungai dan kanal juga membawa pemerintah untuk memperbaiki bidang lain seperti pembuatan taman, pembangunan hunian sehat dan murah, serta perbaikan jalan raya.
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Usia Anak di Desa Kembang Kerang Daya Sunardi, Sunardi; Setiani, Eli; Wati, Seni; Utama, Wawan Kurnia
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): September-Desember
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v2i3.199

Abstract

This activity aims to provide understanding and awareness to the community about efforts to prevent people from getting trapped in underage marriages. This service was carried out in the form of socialization on the prevention of child marriage which took place in Kembang Kerang Daya Village. This activity will take place on October 23 2024. The targets of this activity are representatives from regional heads throughout Kembang Kerang Daya Village, representatives of health cadres, representatives of village institutions, and representatives of women's communities. The service approach used is Participatory Action Research (PAR) with three stages. 1) The preparation stage includes data collection and interviews with the families and children involved, as well as analysis of factors causing child marriage, such as promiscuity and limited education. 2) In the implementation stage, the service and partners deliver material regarding marriage regulations, the negative impacts of early marriage, and preventive measures, including changes to laws and regulations regarding the minimum age for marriage. 3) The evaluation stage is carried out to assess community understanding of the socialization material and to plan follow-up actions such as forming a prevention team, providing a budget, revising village regulations, and drafting child protection regulations.