Tulisan yang disajikan ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan peran dan dinamika sando meanaq dalam upacara tradisional, pada tahap (a) masa kehamilan, (b) kelahiran, dan (c) pascamelahirkan, pada masyarakat Mandar di Kabupaten Majene. Informasi yang tersaji ini terjaring melalui metode pengamatan (observasi) dan wawancara mendalam (depth interview), serta dokumentasi tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran seorang sando meanaq dalam sistem upacara masa hamil, melahirkan, dan pasca kelahiran seorang bayi masih tetap diselenggarakan. Meskipun sedikit mengalami pergeseran dengan keterlibatan bidan desa, tidak terlalu signifikan dalam proses pelaksanaannya. Fungsi dan makna dari sebuah upacara itu masih tetap dipegang teguh oleh masyarakat pendukungnya.
Copyrights © 2017