Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 8, No 2 (2017)

INTEGRASI ORANG MELAYU DI TAKALAR (XVI-XVII)

Rismawidiawati, Rismawidiawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2017

Abstract

Persamaan budaya yang dimiliki oleh orang Melayu dan Bugis-Makassar tak hanya melahirkan potensi perekat, tetapijuga memunculkan potensi yang dapat merenggangkan hubungan keduanya. Oleh karena itu, potensi perekatnya harus segera digali sebagai sesuatu yang tidak lahir begitu saja, melainkan telah melewati dimensi waktu yang menciptakan sejarah tersendiri di antara keduanya. Keduanya saling berinteraksi dan berintegrasi. Untuk itu, tujuan utama tulisan ini adalah mendeskripsikan proses integrasi orang Melayu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, yaitu di daerah Sanrobone, Takalar. Dengan menggunakan metodologi sejarah, tulisan ini membuktikan bahwa perkawinan merupakan cara efektif yang dijalani oleh orang Melayu dalam rangka berintegrasi dan berbaur dengan penduduk lokal. Dari perkawinan tersebut,lahir gelaran baru bagi keturunan mereka yang disebut Incek, perkawinan campuran periode berikutnya disebut tubaji, dan selanjutnya dalam berintegrasi dengan adanya mereka diberi gelar Makassar yang disebut paddaengang.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

walasuji

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya is an open access, a peer-reviewed journal published by Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan. We publish original research papers, review articles and case studies on the latest research and developments in the field of : oral tradition; manuscript; ...