Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru Pendidikan Agama Hindu dalam menyusun program semester melalui model direct instruction. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi terhadap guru dilakukan untuk mengamati kemampuan guru dalam menyusun program semester. Untuk memudahkan peneliti melakukan observasi, maka dilengkapi dengan instrumen observasi. Data yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif adalah data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model direct instruction dalam kegiatan pembinaan dapat meningkatkan kemampuan guru Pendidikan Agama Hindu di Gugus V Kecamatan Bebandem dalam menyusun program semester. Hasil siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan guru sebesar 75,57; sedangkan hasil siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan guru sebesar 79,55. Jika dilihat dari persentase jumlah guru yang tergolong mampu, persentase keberhasilan siklus I sebesar 63,64% guru yang tergolong mampu; sedangkan pada siklus II persentase keberhasilannya adalah 81,82% guru yang tergolong mampu.
Copyrights © 2018