Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban
Vol 14, No 1 (2020): Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban

ANWAR IBRAHIM: NAIK-TURUN KARIR POLITIK HINGGA HUBUNGAN UNIK DENGAN MAHATHIR MOHAMMAD

Khirpal Fikri (Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

Pengunduran diri Mahathir Muhammad dari jabatan Perdana Menteri Malaysia pada Februari 2020 menyulut kembali api lama perseteruannya dengan Anwar Ibrahim. Setelah mengalami masa “gencatan senjata” selama 2 tahun akhirnya babak baru pertempuran keduanya pun terbuka. Seakan keduanya telah ditakdirkan untuk saling berseberangan mengingat panjangnya sejarah pertempuran politik diantara keduanya. Namun tidak seperti pertempuran-pertempuran sebelumnya, pertempuran kali ini berakibat kerugian bagi keduanya. Hadirnya variable baru berupa Muhyidin Yasin mengakibatkan tak satupun tujuan diantara keduanya yang tercapai. Keduanya saling mengklaim bahwa mereka dikhianati, Anwar merasa dikhianati oleh Mahathir sedangkan Mahathir menyatakan bahwa ia telah dikhianati oleh Muhyidin Yasin. Drama pengkhianatan ini seharusnya tidak terjadi mengingat ketiganya berasal dan berjuang dibawah paying yang sama pada Pemilu 2018 lalu yaitu dibawah koalisi Pakatan Harapan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

hadharah

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Focus: Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban is dedicated to promoting scholarly discourse and critical engagement in the interdisciplinary fields of history, culture, and Islamic studies. It seeks to explore the intricate connections between historical narratives, cultural practices, and the ...