Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ruang lingkup masalah dalam mengajar materi Biologi yang tidak sesuai dengan spesialisnya di SMP Negeri di Kota Binjai. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode survey (angket). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian mengenai latar belakang pendidikan guru menunjukkan bahwa guru IPA didominasi oleh lulusan Sarjana Biologi. Hal ini sangat mendukung konten materi IPA SMP yang memiliki landasan (platform) dari konsep-konsep biologi, walaupun demikian IPA terpadu yang diajarkan di SMP menuntut guru untuk memahami dan mengintegrasikan dengan baik konsep-konsep Fisika, Kimia, Bumi dan Antariksa. Guru yang berasal dari bukan kelompok IPA atau bukan spesialisasinya dalam mengajarkan IPA mengalami kesulitan yang lebih tinggi ( spesialisasi BP dengan 79,05%) dibandingkan dengan guru yang berasal dari kelompok IPA yaitu spesialisasi Biologi dengan 49,92%. Faktor penyebab guru mengalami kesulitan dalam mengajar materi Biologi yaitu kualifikasi dan latar belakang pendidikan tidak sesuai dengan bidang tugasnya, tidak memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai bidang tugas, kurangnya kesempatan untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan, persoalan rambu-rambu atau acuan pelaksanaan, arah kebijakan pendidikan, paradigma sistem pendidikan, termasuk sistem dan kurikulum yang selalu mengalami perubahan, sistem yang selama ini digunakan oleh guru masih monoton sehingga berpengaruh terhadap pola pikir siswa.
Copyrights © 2020