Salah satu tarian dari Aceh, tari Likok Pulo, adalah tarian yang diiringi dengan syair yang dinyanyikan oleh syeh sepanjang tarian. Tari ini berasal dari Pulau Aceh, Aceh Besar, Aceh, dan dulu digunakan sebagai salah cara berdakwah. Sebagai sebuah sastra lisan, syair iringan Tari Likok Pulo memiliki formula dan tema. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan formula dan tema tersebut. Pendeskripsian formula dan tema akan dilakukan dengan teori formula dan tema Albert Lord. Metode penelitian ini metode kualitatif dengan instumen penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan syair pengiring tari Likok Pulo mengandung formula frasa hai adôe dan Allah ya Allah, serta klausa lon idang. Adapun tema syair pengiring tari Likok Pulo adalah zikir, yaitu mengingat Allah dalam cerita dan nasihat. Hal ini berhubungan dengan tujuan utama tari Likok Pulo sebagai salah satu sarana dakwah di masa lalu.Kata kunci: Tari Likok Pulo; syair; formula; tema.
Copyrights © 2020