Kunjungan nifas merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu di Indonesia. Selain itu kunjungan nifas menjadi bagian dari peningktan derajat kesehatan ibu dan anak. Dengan adanya kunjungan nifas yang dilakukan ibu nifas sebanyak 3 kali selama masa nifas ibu akan mendapatkan edukasi dan promosi kesehatan dari bidan. Salah satu edukasi yang diberikan adalah manajemen laktasi. Menurut data kunjungan nifas di kota Kalimantan Utara yaitu, sebesar 85,1%, sedangkan untuk pencapaian pemberian ASI dikalimantan utara 58,61 % dan untuk kota Tarakan 63,1%. Berdasarkan data dari Puskesmas Sebengkok Jumlah kunjungan Nifas pada bulan Januari sampai Maret 157 ibu nifas (17,1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan kunjungan nifas terhadap pengetahuan manajemen laktasi. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang melakukan kunjungan Nifas di Pusksemas Sebengkok pada bulan Maret tahun 2020 sebanyak 45 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunkan total sampling. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan X2 hitung X2 tabel dan p α = 0.001 yang artinya ada hubungan signifikan antara kepatuhan ibu melakukan kunjungan nifas dengan pengetahuan manajemen laktasi di Puskesmas Sebengkok Tarakan.Kata Kunci : Kepatuhan, Kunjungan, Laktasi, Manajemen, Nifas
Copyrights © 2020