Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan motorik kasar anak yang belum berkembang. Sehingga dilakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan permainan tradisional. Desain penelitian model bersiklus (alur Kemmis dan Mc. Taggart), dan setiap siklus tersebut memiliki 4 pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setting dan subjeknya, anak kelompok B Taman Kanak-kanak Adelia Kecamatan Ampibabo berjumlah 15 anak. Pengumpulan data penelitian menggunaan teknik observasi, pemberian tugas dan dokumentasi. Kuantitatif deskriptif adalah jenis penelitian yang gunakan. Adapun hasil penelitiannya terbukti permainan tradisional dapat dalam meningkatkan motorik kasar anak dengan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 31% untuk kategori Berkembang Sangat Baik, Berkembang Sesuai Harapan dan Mulai Berkembang.
Copyrights © 2020