Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Peta Pikiran (Mind Mapping) dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Peta Konsep (Concept Mapping) pada Kelas VII. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII Mts Guppi Samata pada semester genap tahun ajaran 2017-2018. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas sebanyak 48 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes dan analisis statistik menggunakan uji indpendent simple t-test. Berdasarkan hasil analisis inferensial disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kedua model tersebut dan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model STAD dengan Peta Pikiran (Mind Mapping) lebih signifikan dibandingkan siswa yang diajar menggunakan model STAD dengan Peta Konsep (Concept Mapping).
Copyrights © 2019