Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali tentang teori perkembangan sosial anak dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial anak. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research), dan teknik analisis datanya menggunakan induktif dan deduktif. Temuan penelitian ini dapat disimpulkan: pertama, terdapat tiga teori perkembangan sosial anak, yaitu: teori nativisme, empirisme, dan konvergensi. Teori nativisme mengatakan bahwa manusia akan berkembang seperti apa sangat tergantung dari pembawaan. Teori empirisme menyatakan bahwa bayi ketika lahir ibarat kertas yang masih putih bersih, dan akan tumbuh dan berkembang, seorang anak sangat tergantung pengaruh dari luar yang datang. Teori konvergensi menyatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan manusia tergantung pada dua faktor: yaitu bakat atau pembawaan dan lingkungan atau sekolah. Teori konvergensi mengakui bahwa manusia lahir telah membawa bakat atau potensi-potensi dasar yang dapat dikembangkan. Proses pengembangan sangat tergantung pada lingkungan masyarakat dan sekolah. Kedua, Proses perkembangan sosial anak atau sebagai makhluk sosial yang berkepribadian dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal (yang berasal dari dalam diri anak) maupun faktor eksternal (yang berasal dari luar diri anak). Ada lima faktor yang menjadi dasar perkembangan kepribadian anak, yaitu sifat dasar, lingkungan pre-natal, perbedaan individual, lingkungan dan motivasi
Copyrights © 2020