Sejalan dengan pesan progresif wahyu dan kesadaran sosial, konsep iqra’ setali dengan kebutuhan kebebasan berpikir yang fundamental untuk merekonstruksi tradisi manusia dalam sebuah bangsa menuju civic cultur (berbudaya sipil). Maka, idea of progress, yaitu ide yang membela gagasan kemajuan yang merupakan salah satu syarat prinsipil dalam wacana mutakhir, adalah penting untuk membangun mentalitas pendidikan khususnya pembelajaran. Melalui landasan berpikir dan mentalitas yang berbasis wahyu, maka konsepsi apapun akan mencerminkan nuansa potensial yang tidak utopia, namun dapat diterima dengan akal sehat dan kebudayaan yang bersandarkan pada ide ketuhanan secara esensial, bukan formal. Hal ini dikarenakan al-Qur’an adalah teks yang terbentuk dari hasil proses dialog antara Allah sebagai sumber, dan proses sosial sebagai penerima dan calon pengguna.
Copyrights © 2020