Ibnu Sahnun merupakan tokoh Islam masa klasik yang sudah berhasil merumus teori-teori pendidikan Islam. Pemikirannya tentang pendidikan masih relevan sampai sekarang. Oleh sebab itu, perlu adanya pengkajian ulang mengenai pemikirannya agar dapat dijadikan sebagai rujukan dalam pengembangan pendidikan Islam masa kini. Penelitian ini memfokuskan arahnya pada pengkajian tentang pemikiran Ibnu Sahnun tentang Pendidikan Islam dan relevansi pemikiran Ibnu Sahnun terhadap konsep pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan yang bersifat deskripsi analisis dari berbagai rujukan baik yang bersifat primer maupun sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Sahnun tergolong tokoh pendidikan Islam angkatan pertama yang banyak menyoroti bidang pendidikan, diantaranya tentang penekanan pendidikan anak pada usia dini, terutama pendidikan tentang al-Qur’an, membagi kurikulum pendidikan kurikulum wajib dan pilihan. Pendidik harus berkeperibadian Islami, memiliki akhlak mulia, ilmu yang tinggi, berperan sebagai orang tua kedua di sekolah. Selain itu, pendidik juga berhak memperoleh gaji atau bayaran yang cukup untuk menunjang dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Tujuan pendidikan Islam untuk meningkatkan rasa keberagaman dan saling menghargai, menyebarkan ilmu kepada manusia, menghasilkan ilmu dan mendapatkan ma’firah, mendapatkan kedudukan dalam masyarakat, memperoleh rizki, mengembangkan kekuatan akhlak, menumbuhkan rasa cinta agama, berpegang teguh kepada ajaran Islam serta berprilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2015