Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO

PERKEMBANGAN PEMBINAANMORAL REMAJA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA PETANI DI DESA MOWILA KECAMATAN MOWILA KABUPATEN KONAWE SELATANTAHUN 1960-2015

Asriani, Nevi (Unknown)
Mursidin T, H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Oct 2019

Abstract

PERKEMBANGAN PEMBINAANMORAL REMAJA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA PETANI DI DESA MOWILA KECAMATAN MOWILA KABUPATEN KONAWE SELATANTAHUN 1960-2015[1]OlehNevi Asriani[2]H. Mursidin T[3] ABSTRAK            Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perkembangan pembinaan moral anak remaja dalam lingkungan keluarga petani di Desa Mowila Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan tahun 1960-2015? (2) Bagaimana faktor-faktor penghambat orang tua dalam membina moral anak remaja di lingkungan keluarga petani di Desa Mowila Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah.Menurut Helius Sjamsuddin, yang terdiri atas: (1) Heuristik, yakni pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan, (2) Verifikasi, yakni penilaian terhadap keautentikan dan keabsahan data, dan  (3) Historiografi, yakni mencakup penafsiran (interpretasi), penjelasan (eksplanasi), dan penyajian (ekspose). Sedangkan kajian pustaka yang digunakan dalam penelitian ini yaitu konsep moral, konsep remaja, konsep keluarga, konsep petani dan upaya penanggulangan pembinaan moral remaja. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa: (1) Perkembangan pembinaan moral anak remaja dalam lingkungan keluarga petani di Desa Mowila Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan tahun 1960-2015 terbagi atas dua periode, dimana periode 1960-1980 merupakan periode pembinaan moral yang diperankan sepenuhnya oleh keluarga inti dari ayah (o’ama) dan ibu (o’ina). Bentuk pembinaan moral pada periode ini juga bersifat tradisional seperti pemberian pengajaran baik sedang dalam melakukan pekerjaan di sawah (meindio i galu) maupun sedang istrahat (mena’o-na’o). Selain itu pembinaan moral juga disampaikan melalui cerita dongeng (menango) dan pengajaran melalui budaya dan adat Tolaki (o’sara) seperti adab mengundang (mounda). Sedangkan pada periode 1980-2015 maerupakan pembinaan moral yang sifatnya sudah tidak sama dengan sebelumnya. Hal ini dikarenakan tersedianya sekolah formal tempat untuk memberikan pembinaan moral kepada peserta didik, sehingga orang tua tidak sepenuhnya memberikan pengajaran serta pembinaan moral kepada anaknya. (2) faktor-faktor penghambat orang tua dalam membina moral anak remaja di lingkungan keluarga petani di Desa Mowila Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan yaitu karena pada zaman sekarang anak-anak kebanyakan telah dipengaruhi oleh lingkungan (teman sepermainan) seperti anak sering mengikuti tingkah laku teman-temannya yang berbau negatif yang banyak dicontoh dari media massa seperti televisi dan internet. Kata kunci: Perkembangan, Faktor-Faktor

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

p_sejarah_uho

Publisher

Subject

Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Terbitan awal Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO ...